Entah kenapa , Entah bagaimana, Entah kerasukan apa ,rasanya tiba tiba aku ingin menggoreskan curahan pena dalam hatiku ini .Jangan kau tanyakan padaku kenapa aku melakukan hal ini ,dan jangan tanyakan kepadaku “Mengapa Kita Harus Bertanya” karena aku juga pasti bingung juga untuk menjawab “Mengapa Kita Harus Bertanya”
Kerana akhir akhir ini baik orang tua maupun yang muda saat berbagi ilmu kepada kita di suatu kamar perjuangan kita ,di akhir penjelasan mereka selalu berkata...”Mungkin Ada pertanyaan?”..lalu suasana kamar perjuangan itu pun tiba tiba hening....Dan sang maestro pun bertanya kembali ..”Kenapa kok gak ada pertanyaan ya?” sambil melirik seseorang yang dianggapnya atau disangkanya adalah provokator yang seolah olah mengancam kawan kawannya yang ingin bertanya.Dan saat itu sang maestro pun mulai menaruh curiga pada anak itu...dalam hati kecilnya dia pun berkata “jangan jangan memang kamar perjuangan ini sudah didesain sepi agar bisa cepat keluar,,dan cepat mainnya (sambil melirik anak yang disangkanya provokator)“.
Dalam hati kecilku pun sering ingin menjawab pertanyaan dari sang maestro ketika dia berkata”Mengapa tidak ada yang bertanya ?” ..Sungguh pada saat itu ingin ku tentang dengan jawaban “Mengapa kita harus bertanya?”..”Dosakah jika aku tak bertanya?”..Dibayar berapakah aku kalo berani bertanya?”...Sungguh pada saat si maestro kembali menanyakan sesuatu yang sama ..layaknya perkataan yang berulang2 (kalo di dalam lagu namanya reff)/// Kembali dia berkata”Kok kelas ini tidak ada pertanyaan ya?”..Kenapa tidak ada yang berani bertanya??,,,,,ucap dia.... Dalam hati kecil ini ingin ku teriakkan lewat mulut ini dengan lantang “Wani Piro?”!!!!!!!!! Namun sayang nurani ku tak segentar hati ini..Dan mulut ini terlalu “cemen” untuk mempertanggung jawabkan isi hati.
Dan Kembali ku renungi lagi,,,,
Betapa Ruginya aku jika tidak menggunakan kesempatan yang telah diberikan ini ........ ......Ya kesempatan bertanya yang menurut sang maestro itu adalah hak kita.Namun sayang peduli apa dengan hak itu ..Persetan lah...La wong pelajaran aja gak ndengerin ,,peduli apa sama pertanyaan????..La wong sang maestro nya aja bikin ngantuk peduli apa dengan pertanyaan???.Dan suasana hati pun semakin bergejolak seperti pertandingan liga inggris,dan dalam hati kembali berpikir ,,,(tanya gak ya...tanya gak ya..tanya gak ya,,,, tanya gak ya,,,hmmmm,?,,,) dan sekejap saat itu aku pun mendapat sinyal dari hati lalu diteruskan ke pikiranku yang berbunyi..
”Ya! gak tanya!!!!!
Dan setelah sampai kos pun aku masih kepikiran kenapa tadi aku gak bertanya....
Hm,,,,,padahal dengan bertanya setidaknya ada banyak manfaat yang aku peroleh ,Yang paling utama jelas lah aku yang tadinya tak mengerti apa-apa,mungkin aku bisa menjadi cukup mengerti,dan setidaknya dengan bertanya dengan sang maestro segala kegalauan,uneg uneg dan keraguan isi hati dan pikiranku ini bisa terobati ..Namun kalo pun tak terobati aku ingat ada Dia Sang Maha Mengobati,Dia Sang Maha Pemberi ,Dia Maha Penolong,,,aku yakin aktivitas bertanya saat pelajaran ini adalah wujud ikhtiarku..yang mungkin akan aku ajukan sebagai proposal dalam doaku kepada Tuhanku ,,sebagai bukti bahwa aku telah berusaha,,Aku telah mencoba,
Hmm,,,,,Yang kedua,mungkin jika tadi aku bertanya,,,sama saja aku telah membantu teman aku yang sedang sariawan yang sebenarnya ingin bertanya namun apa daya ,,,terasa sakit mulutnya saat dia bicara,terasa nyeri bibirnya ketika mengurai kata,,,padahal dari lubuk hati terdalam dia belum mengerti dan ingin bertanya...Karena aku yang bertanya akhirnya dia bersyukur masih bisa terwakil pertanyaannya dan mungkin dia akan sedikit mengerti,,,at least its better than before lah..
Arrrrrggggggggggghhhhh...kenapa aku tadi gak bertanya ya...?aku batal untuk menolong sahabatku yang sedang sariawan jadinya...(kembali menyessal)...
Mungkin manfaat Yang Ketiga jika aku tadi siang bertanya sama sang maestro adalah aku bisa menghidupkan suasana kelas yang tadinya sepi menjadi ramai geembira,,,bukan karena sudah jelas apa yang sang maestro terangkan,,tapi karena ke ge’er an karena sang maestro bilang “Kelas ini lumayan aktif ya.!!!!.banyak pertanyaan....Bagus Bagus”..Aku tak tahu kalo yang ini mungkin tujuan lain lain aja kali ya ......hahahahaha..(tapi seru juga kali ya ,,kalo punya kelas yang interaktif).Tapi aku juga percaya kalo pertanyaan yang aku lontarkan ke dosen adalah bisa menjadi syafaat (istilah dalam agama Islam yang artinya penolong) baik penolong pribadi maupun kolektif,,,,dan aku dia dan mereka pernah mengalami selama 2 tahun,,,,,
(Arrrrgggghhhhhhh...aku jadi semakin menyesal lagi ,Mengapa aku tadi tidak bertanya)
Rasul Saw bersabda : “Ilmu adalah harta simpanan dan kuncinya adalah bertanya.”
(Shahifaa ar-Ridhaa, hal. 85, hadis 11)
(Shahifaa ar-Ridhaa, hal. 85, hadis 11)
(Diilhami dari pengalaman penulis saat kuliah di salah satu perguruan tinggi kedinasan )